Suka makan dalam porsi yang sangat banyak lalu memuntahkannya kembali?wah, hati – hati..mungkin anda mengidap Bulimia Nervousa. Satu lagi penyakit yang ada karena obsesi menjadi kurus.

Penderita Bulimia Nervousa biasanya mengkonsumsi kalori jauh leboh banyak dari orang – orang normal lalu berusaha memuntahkannya kembali entah dengan cara memasukkan jari ke kerongkongan, menggunakan obat pencahar dan lain – lain. Selain perilaku menyimpang ini, mereka juga biasanya berolahraga secara berlebihan dan mengkonsumsi obat untuk mencegah berat badan mereka naik.

Yang menyedihkannya, penderita bulimia sulit dikenali, tidak seperti penderita anorexia, mereka terlihat normal – normal saja dari luar. Mereka tidak terlalu kurus, terlihat sehat dan sukses dalam hidupnya. Karena itu bisa saja seseorang menderita bulimia sejak remaja dan tidak ketahuan sampai dewasa.

Namun, sebenarnya mereka memiliki rasa percaya diri yang rendah dan sering mengalami depresi. Ada juga yang menunjukkan tingkah lagu kompulsif, misalnya mengutil, ketergantungan pada alkohol dan lain – lain.

Bulimia dapat diikuti dengan anorexia begitu juga sebaliknya, faktornya penyebabnya bermacam – macam, bisa kelainan genetik, kelainan pola makan, atau faktor terbesarnya adalah tekanan sosial untuk menjadi langsing.

Makan dalam jumlah berlebihan secara sekaligus bisa merusak keseimbangan mineral tubuh seperti sodium dan potasium. Hal ini menyebabkan rasa lelah, berdebar – debar, detak jantung yang tidak teratur, dan tulang keropos. Muntah berulang – ulang dapat merusak lambung dan saluran esophagus (saluran yang membawa makanan ke lambung) karena memaksa lambung berkontraksi secara tidak wajar. Selain itu, asam lambung yang keluar bersama muntah membuat gusi menyusut dan mengikis email gigi. Dampak lain adalah timbulnya ruam di kulit, pecahnya pembuluh darah di muka dan menstruasi yang tidak teratur.

Gejala – gejala seseorang menderita bulimia yaitu:

  • Berulang – ulang makan dalam jumlah sangat banyak.
  • Merasa tidak dapat mengontrol dirinya saat makan
  • Secara teratur mengkonsumsi obat – obatan untuk mencegah berat badannya naik seperti obat pencahar, obat perangsang muntah, berpuasa dan diet ketat.
  • Berolahraga berlebihan
  • Sangat mencemaskan bentuk berat badannya.

Penerimaan dari lingkungan merupakan langkah awal penyembuhan bagi penderita bulimia, kebanyakan penderita biasanya tinggal diam dan menolak untuk ditolong. Langkah lain adalah dengan melakukan psikoterapi pada penderita. Pemberian obat, termasuk anti depresan kadang juga dibutuhkan. Terapi gizi juga penting sebagai asupan vitamin dan mineral bagi penderita.

Well, jujur aja baik Bulimia maupun anorexia membuat saya prihatin..hanya karena ingin menjadi kurus para penderitanya sampai – sampai mengorbankan kesehatan dan membahayakan hidup mereka. Padahal menurut saya, kecantikan seseorang tidak hanya dilihat dari kurus/gendutnya mereka. So, cintailah dirimu sendiri tidak peduli gendut ataupun kurus, guys.🙂