VIVAnews – Hasil penelitian menyimpulkan bahwa minuman soda diet ternyata menyebabkan sakit jantung, diabetes, dan peningkatan sindrom metabolisme.

Seperti dikutip dari laman Glamour, studi yang dipresentasikan pada American Stroke Association International Stroke Conference menyimpulkan bahwa orang yang mengonsumsi soda diet berisiko terkena serangan stroke dan meninggal.

Penelitian yang dilakukan selama sembilan tahun terhadap lebih dari 2.500 orang menyimpulkan:  48 persen dari responden yang meminum soda diet setiap hari dapat dengan mudah terkena serangan jantung, stroke, bahkan meninggal. Hal ini dibandingkan dengan responden yang jarang, dan bahkan tidak meminum soda.

Para peneliti menilai dari tingkat risiko penyakit cardiovascular, seperti umur, jenis kelamin, kebiasaan merokok, aktivitas fisik, kebiasaan mengonsumsi alkohol, jumlah kalori yang dikonsumsi, ada atau tidaknya penyakit jantung. Namun, mereka tidak menegaskan bahwa diet soda adalah satu-satunya faktor yang mengakibatkan stroke dan serangan jantung.

Mereka lebih menekankan bahwa orang yang mengonsumsi soda diet dalam jumlah yang banyak memiliki risiko yang lebih tinggi terserang jantung atau pun stroke.

• VIVAnews